jump to navigation

Dibalik Serangan Zionis Terhadap Tanah Palestina January 7, 2009

Posted by pakwandi in Ridwan Hamidi.
Tags:
trackback

Serangan Zionis ke jalur Gaza benar-benar sudah melampaui batas dan berlebihan. Agresi Israel yang dilakukan secara besar-besaran dan membabi buta tersebut sebenarnya menunjukkan hakekat permusuhan Zionis Yahudi terhadap Islam dan kaum muslimin, “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik…” (QS. Al-Maidah: 82)

Selain itu, agresi tersebut menunjukkan pula permusuhan mereka tanpa batas terhadap Islam, “Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” ( QS. At-Taubah: 10)

Tidak hanya itu, permusuhan dan kebencian orang-orang Yahudi terhadap kaum muslimin memang telah mengakar kuat dan akan berlangsung terus-menerus, “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup.” (QS. Al-Baqarah: 217)

Hal ini dibuktikan dengan berbagai kejahatan dan pembantaian yang dilakukan Zionis terhadap kaum muslimin selama ± 60 tahun di Palestina.

Perjuangan Para Mujahidin

Orang-orang yang benar-benar beriman dan para mujahidin yang tegar, mereka berpijak pada pokok-pokok keimanan dan kaidah-kaidah Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah. Keteguhan dan ketegaran mereka, mengingatkan kita pada firman Allah Ta’ala, “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Maidah: 139)

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula) sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa’: 104)

“Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib yang kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Hud: 49)

“Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul. (Yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.” (QS. As-Saffat: 171-173)

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhan-nya dengan mendapat rezeki.” (QS. Ali-Imran: 169)

Jika orang-orang Yahudi yang dengan jelas Allah tegaskan dalam surat Al-Hasyr ayat 17 dengan “tahsabuhum jami’an wa qulubuhum syatta (kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah),” namun mereka bisa bersatu menyerang kaum muslimin di jalur Gaza. Bukankah kita sebagai umat Islam lebih pantas untuk bersatu?

Kajian mendalam tentang agresi Zionis ke Gaza memang diperlukan, namun jangan terlalu larut dalam analisis politik yang tidak sejalan dengan kehormatan dan kesucian mimbar.

Kondisi Pengungsi Palestina

Seorang delegasi Malaysia bercerita dalam Al-Aqsa Working Groups di Jakarta, tentang perjalanan Fact Finding Palestinian Refegee yang terjebak di wilayah ‘no mans land’, antara Suriah dan Irak. Disana mereka menemukan 5000-6000 pengungsi Sunni. Mereka (pengungsi Sunni) tidak bisa masuk ke Irak karena milisi gelap yang berpaham Syi’ah dipersenjatai AS mengancam akan membunuh mereka. Mereka juga tidak bisa masuk Suriah karena tidak mendapatkan izin. Mereka pun tidak bisa kembali ke Palestina karena wilayah mereka diserang Israel.

UNHCR menyatakan bahwa mereka hidup ditempat yang tidak layak, dan kemungkinan besar para pengungsi tersebut hanya mampu bertahan tidak lebih dari 2 bulan. Kemudian UNHCR mengkoordinir negara-negara Eropa untuk mengambil pengungsi tersebut. Namun sayangnya, tidak ada satupun Negara Islam yang berinisiatif mengajukan diri untuk menampung mereka.

Cikgu Azmi Abdul Hamid, delegasi Malaysia tersebut menceritakan bahwa ketika ia berada disana, ada seorang pemuda (pengungsi) berumur 16 tahun bertanya kepadanya, “Apakah kami menjadi beban bagi dunia Islam dan kaum muslimin? Kalau memang kami menjadi beban dan keadaannya seperti sekarang, rasanya hanya ada satu jalan keluar, bunuh saja kami dan biarkan kami binasa agar hidup kami tidak membebani kalian. Setelah itu, dunia Islam dan kaum muslimin bisa tidur dengan tenang.”

Kita mendukung segala upaya untuk membantu rakyat Palestina. Masing-masing pihak berbuat sesuai kemampuan dan  kesempatan yang ada. Sudah saatnya bantuan yang kita salurkan tidak hanya bersifat ‘emergency’, namun juga bersifat jangka panjang. Hal itu mengingat penderitaan yang dialami saudara-saudara kita yang begitu lama. Penjajahan selama 60 tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak tragedi penyiksaan, pembunuhan, pembantaian, dan sejenisnya sudah mereka alami sejak sekitar tahun 1947. Saudara-saudara “Muslim itu saudara muslim yang lain, maka tidak menzhaliminya dan tidak membiarkannya. Siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya.”

Diambil dari intisari khutbah Jum’at Ust. Ridwan Hamidi, Lc., 2 Januari 2009 di Masjid Pogung Raya, Yogyakarta.

Comments»

1. Teteh - January 10, 2009

““Apakah kami menjadi beban bagi dunia Islam dan kaum muslimin? Kalau memang kami menjadi beban dan keadaannya seperti sekarang, rasanya hanya ada satu jalan keluar, bunuh saja kami dan biarkan kami binasa agar hidup kami tidak membebani kalian. Setelah itu, dunia Islam dan kaum muslimin bisa tidur dengan tenang.”

Ya Allah..kata-kata in membuat hati saya terkoyak-koyak, tak beda dengan penderitaan para penungsi di Lebanon sana..lalu keman saja kita kita ini?

Apakah kehadiran yahudi/zionist merupakan ujian untuk kita dari Allah?
Ini membut saya bingung. Allah saja yang tahu.

salam, Teteh


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: